CINTA
Ketika cinta jadi frustasi
Dunia mana yang tak terlewati.....?
Walau seribu jalan telah di sumbat keangkuhan
Yang disetiap ujungnya melintang pisau norma
Yang dogmatis, yang ironis
Tapi tinggalah mimpi yang justru mampu meruba
Dunia dari alam khyali menjadi kenyataan
Namun apakah mata masih terbuka.....?
Apakah senyum masih terkulum....?
Apakah mimpi masih berarti....?
Apakah duka masih melanda....?
Ya....................... (jawabnya)
Tapi semuanya telah menyatu dalam gila
Sebab cinta sering kali dusta......
By,
Adhar
BANGSAKU BERDARAH–DARAH
Krisis moneter buat bangsaku tidak berdarah
Bom bali buat bangsaku hancur berdarah
BBM buat bangsaku menangis darah
Aceh, Ambon, Poso buat bangsaku lapar darah
Tsunamoe buat bangsaku banjir darah
Flu burung, Antraks buat bangsaku demam berdarah
Kekerasan buat bangsaku haus darah
Porno aksi Porno grafi buat bangsaku nafsu berdarah
Poligami buat bangsaku luka berdarah
Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme buat bangasaku berdarah – darah
By,
Adhar
PETUALANG CINTA
Kau, terbang kian kemari bagai kumbang siraja kembang
Kau hisap simanis madu disana sini
Kau, sipetualang cinta, tak mengenal dosa
Tinggalkan para korban dengan kepahitan bagai empedu
Engkau sadar, akhirnya dimasa tuamu
Kepuasan yang kau kejar tak perna didapat
Percayala kepadanya, tak ada yang terlambat
Bila engkau yakin mau bertobat
Kau kembali kejalan yang diridhoinya
Engkau pasti slamat…………………
By,
Adhar
TEMAN SEJATIKU
Ketika jantungku mulai berdenyut
Nadiku mulai berdetak
Darahku mulai mengalir
Hatiku mulai merasa
Kau sudah bersamaku
Kau hadir dalam suka maupun dukaku
Kau ada tapi tiada dalam kehidupanku
Kau adalah teman sejatiku
Namun kenapa........................!
Di saat jantungku tidak bisa berdenyut
Nadiku tidak bisa berdetak
Darahku tidak bisa mengalir
Hatiku tidak bisa merasa
Mataku tidak bisa melihat
Telingaku tidak bisa mendengar
Hidungku tidak bisa mencium
Mulutku tidak bisa berbicara
Tanganku tidak bisa memegang
Kakiku tidak bisa berjalan
Kau pergi tinggalkan aku
Hanya karena ke egoanmu
Kau menghadap yang maha pencipta
Tanpa rasa beban.................................
Tanpa rasa sedih..................................
Tanpa rasa tangis.................................
Kau biarkan aku dihimpit tanah
Kau biarkan aku dimakan cacing tanah
Kau biarkan aku menjadi tanah
Kau adalah teman sejatiku
Kau adalah RUHku
By,
Adhar